abdurrahman wahid yang akrab dipanggil gusdur, adalah pejuang sejati demokrasi, bapak pliralisme, tokoh antikekerasan, pembela orang- orang yang termarjinalkan yang papa suara sekaligus pelindung kaum minoritas agama, gender, keyakinan, etnis, ras,dan juga posisi sosial, kendati dihujat kelompok mayoritas dan bahkan kalangannya sendiri.